Tampilkan postingan dengan label book review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label book review. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 September 2011

antologi rasa


Sebenernya rencananya baru mau beli #AntologiRasa ini itu awal bulan depan, tapi berhubung ngeliat komen orang-orang di twitter setelah baca novel ini kayanya seru, pada bahas sosok Harris-lah, Rully-lah, Keara-lah, aku jadi penasaran banget ceritanya kaya apa. Alhasil kemaren malem aku beli novel ini di Gramedia BSM, stocknya tinggal 5. Untung masih kebagian, hehe. Aku beli 1 jadi sekarang tinggal 4, tapi denger-denger mau cetak ulang lagi ko. Nyampe rumah langsung deh aku baca sambil jadi temen tidur, hehe.

Setelah dibaca terus dan terus, halaman per halaman, sampai akhirnya tamat, baru ngerti kenapa banyak orang suka sama sosok Harris Risjad. And now i'm falling for you too Harris! hahaaa. Ceritanya sebenernya simpel, masih berputar dengan cinta. Tapi kisah cinta disini itu berputar dalam suatu persahabatan. Di antara 4 orang sahabat yang berprofesi sebagai banker. Di antara Keara, Harrris, Rully dan Denise. Di antara sahabat itu saling jatuh cinta satu sama lain tapi semuanya saling nutupin rasa masing-masing. Jadi ya di dalemnya ada senengnya, sedihnya, sakit hatinya, ngenesnya, dan perasaan campur aduk lainnya. Ceritanya seru, suasana urban di kota besarnya kerasa banget, kehidupan yang serba mandiri dan serba bebas. Dan yang aku suka, setiap judul chapternya itu pake bahasa latin, ga tau kenapa berasa bikin tambah passionate buat baca, bahasa latin itu sexy (in my opinion :p). Kalo menurut aku gaya penulisannya Ika Natassa di novel ini sama kaya novel-novel sebelumnya, ceplas-ceplos dan ga kaku, justru itu yang bikin seru, jadi ikut ngerasain loncatan emosinya hahaa. Dan yang aku suka dari novel ini, ceritanya dikemas dari point of view masing-masing tokohnya, bacanya jadi makin greget.

Buat ngegambarin muter-muternya percintaan diantara 4 sahabat itu, aku iseng bikin perputaran kisah cintanya:
                                                                 pic by me

Ribet kan ya muter-muter disitu cinta-cintaannya, tapi kondisi kaya gitu di dalam realitanya ada loh yang ngalamin. Suka sama sahabat deket sendiri, mendem bertaun-taun ga berani ngungkapin karena takut ada yang beda dari hubungan persahabatan, because it's really a big jump, rite? hehe. Buat yang pernah ngalamin kaya gitu, baca novel ini pasti ngerasa jleb deh. Tapi buat yang ga pernah ada dalam kondisi seperti itu, baca novel ini tetep kebawa emosi juga ko (kalo kata aku sih yaaa, hehe). Jadi ikut merasakan kalo kita jadi Keara, hehe. Dan abis baca novel ini kemungkinan besar pasti jatuh cinta sama tokoh Harris, like me hahaaa.

*nb: aku suka banget line ini: Cuivis dolori remedium est patientia ~ Patience is the cure of all suffering (Antologi Rasa : 49)

Selasa, 16 Agustus 2011

kening


Buku ini karangan @fitrop . Dimana-mana heboh ngebahas #Kening ini. Di Jakarta sih udah lumayan lama ada di toko buku, tapi kalo di Bandung baru minggu kemaren kalo ga salah. Minggu lalu asalnya sempet mau beli via Terrant Books (penerbitnya) karena harga yg dijual lebih murah daripada di toko buku. Di Terrant dijualnya Rp 25.350 (diskon 35%), harga asli di Gramed Rp 39.000. Lumayan kan bedanya, hehe. Udah sempet sms juga kesana, kalo diitung-itung sama ongkir ke bandung itu +8.000 jadi total Rp 33.350. Tapiii berhubung males mau ke banknya buat transfer jadi yaudah deh mending sabar aja nunggu di toko buku. Trus pas hari sabtu kemaren aku mampir ke Gramed eh ternyata udah ada (akhirnya, setelah berkali-kali ngecek belum ada), trus aku mikir pasti ga lama lagi ada di Toga Mas ato Rumah Buku (toko buku diskon di bandung), yaudah deh mending sabar aja untuk mendapatkan yang lebih murah,hehe (dasar yaa ga mau rugi :p). Trus senin kemaren aku ke Toga Mas Buah Batu, eh bener ternyata udah ada, diskon 15% dari harga asli jadi Rp 33.150, yaah beda tipiiislah ama di penerbitnya langsung (Rp 200), hihiiii

Nyampe rumah langsung deh dibaca #Kening-nya. Kalo kata aku sih isinya curhatannya Fitrop, tapi enak dibaca karena pake bahasa sehari-hari trus gampang dicerna. Bukunya lucu sama kaya orang yang nulisnya. Mulai dari covernya, cara penulisannya sampe ilustrasi di dalemnya. Tapi the best story buku ini kata aku chapter yang judulnya "hello goodbye", hmm bacanya tuh senyam senyum sendiri, tapi sedih juga, huhu. My fav words dari buku ini adalah: "kamu: semangatku." Sweet banget kan kalo orang yang kita sayang bilang gitu ke kita, berasa berarti banget diri kita buat dia. Tapi perih kayanya nginget-nginget kata-kata itu pas udah putus, hmm. Kesimpulannya, di balik cerianya sang penulis, selalu ada sisi melankolis yang ga pernah muncul di publik, dan itu tertuang di #Kening :)

Selasa, 09 Agustus 2011

The Journeys


Buku ini isinya tentang 12 kisah travelling ke 12 tempat berbeda dari 12 orang penulis. Gaya penulisannya juga beda-beda. Seru. Jadi bikin pengen jalan-jalan around the world. Hehe. 12 tempat perjalanan di buku ini itu adalah: 
Andalusia, Spanyol | Shuili, Taiwan | Lucerne, Swiss | Singapura | Mekah, Saudi Arabia | Soe, NTT Indonesia | Karimun Jawa, Indonesia | New York, Amerika Serikat | Tel Aviv, Israel | Senegal, Afrika | Utrecht, Belanda |
Cerita favorit aku itu ceritanya Alexander Thian di Karimun Jawa dan Raditya Dika di Amsterdam, kocak :D
Buku ini sukses jadi teman menunggu buka puasa, bisa ngurangin laper tapi jadi pengen travelling, hehe

Jumat, 05 Agustus 2011

Notes From Qatar


Done reading Notes From Qatar! Bagus bagus bagus. Bener-bener nambah wawasan baru baik dari sisi agama dan ilmu pengetahuan. Kisah-kisahnya ditulis dengan simpel, mudah dipahami, gaya bahasanya juga santai tapi bener-bener bisa memotivasi dan menginspirasi pembacanya. Gara-gara baca buku ini, aku jadi semakin tahu efek dahsyatnya sedekah, penggunaan tato yang haram di Islam dan efek buruknya buat kesehatan, kenapa anjing haram dipelihara menurut Islam, karma itu ada atau ngga, dan wawasan lainnya. Chapter favorit aku di buku ini itu "dahsyatnya sedekah", "mengalah bukan berarti kalah", "misteri jodoh dan menikah muda", "berbakti kepada orang tua", "maaf, tolong, dan terimakasih" dan "success with values."
Ada beberapa kata-kata M. Assad yang aku suka banget, diantaranya:
  1. There is no growth in comfort zone and there is no comfort in growth zone. I must leave my comfort zone to grow.
  2. Kerja keras adalah tugas fisik kita, kerja cerdas adalah tugas akal kita, dan kerja ikhlas adalah tugas hati kita.
  3. Mengalah bukan berarti kalah, namun mundur selangkah untuk meraih kemenangan.

2


Baru aja beres baca novel ini. 2 karya Donny Dhirgantoro yang sebelumnya sukses sama buku pertamanya yang super keren yaitu 5cm. Di novel 2 ini, ceritanya tentang seorang anak perempuan bernama Gusni Annisa Puspita yang lain daripada yang lain. Dibalik semua keterbatasan dan kenyataan hidup yang pahit yang harus dia terima, she has a big heart! Banyak yang bisa dipelajari dari sosok Gusni ini, semangat yang menggebu-gebu, keberaniannya, ketegarannya, kedewasaannya, rasa sayangnya sama keluarganya, kegigihannya untuk mewujudkan cita-citanya, dan masih banyak lagi yang bisa kita contoh dari dia. 

Menurut aku, baca novel ini bikin jadi tambah semangat dan yakin kalo kita mau berusaha keras pasti cita-cita kita bisa terwujud. Sangat memotivasi. Di novel ini juga aku suka banget sama keluarganya Gusni, hubungan suami-istri dan anak-orang tua nya bener-bener kerasa anget, hehe. Orang tua yang segitu besar cinta tulusnya untuk anaknya dan anaknya yang selalu pengen liat orang tuanya seneng. So sweet :)  Salut buat Donny Dhirgantoro yang kepikiran bikin cerita kaya gini. Kalo menurut aku sih ceritanya ga biasa dan wajib dibaca, hehe. Ga kalah serunya sama 5cm. 

Di novel ini juga ada banyak kata-kata yang aku suka banget, ini diantaranya:

"Air bikin basah, api bikin panas, tapi kalo senyum bikin senyum lagi."

"Jangan pernah meremehkan kekuatan seorang manusia, karena Tuhan sedikitpun tidak pernah."

"Laki-laki sejati akan selalu ada untuk keluarganya, di saat semua kebahagiaan merekah atau layu, ia akan berdiri di depan memasang badannya untuk kebahagiaan dan kesedihan yang datang. Menjadi pedang dan perisai untuk keluarganya."

"Make up bagi seorang wanita bukan sekadar penghias wajah belaka. Saat kamu make up, semuanya harus dimulai dari hati, dan kamu bukan hanya memakai make up belaka tetapi kamu melukis."

"Aku adalah seorang wanita, aku adalah kekuatan, aku adalah kelembutan...aku adalah ibu dari cinta."

"Aku kuat dan berani, aku adalah seorang wanita, aku adalah sebuah keajaiban."

"Aku berani mencintai, dan aku mencintai dengan berani."

"Kita tidak akan pernah tahu kalau kita hanya diam dan tidak mengambil pilihan, kita harus coba, menang atau kalah tetapi dengan perjuangan itu lebih penting, dan lebih berharga."

"Tidak ada hidup yang sempurna, hanya seorang pengecut yang menginginkan hidupnya sempurna."

"Tidak ada cinta yang lebih besar di dunia ini selain mencintai sesuatu di saat-saat susah, di saat kelam datang menimpa."

"Manusia layaknya percaya ia hidup karenanya, ia ada untuk percaya bahwa ia bisa melakukan sesuatu yang luar biasa untuk dirinya. Bahwa di balik keterbatasan dan ketidaksempurnaan hidup, setiap diri ini adalah kekuatan yang tidak pernah sedikitpun diremehkan oleh Sang Pencipta."

Pokonya novel ini bagus buat dibaca, ga rugi beli novel ini, bener-bener menginspirasi banget :)
Cheers, fasci